Seseorang yang profesional sudah pasti membutuhkan alat bantu kerja yang profesional juga. Mengapa? Tentu karena mereka ingin menghasilkan karya yang tidak biasa-biasa saja. Ada hasrat untuk melahirkan sesuatu yang baru dan jarang bahkan belum pernah dipikirkan dan dilahirkan baik oleh seseorang maupun sebuah benda. Tak jarang mereka rela merogoh kocek cukup dalam untuk menyempurnakan prototipe keajaiban dari mimpi mereka.

Fotografer profesional pun juga memiliki hasrat yang sama: kamera profesional yang siap membantu dengan segala kecanggihannya guna menangkap momen terbaik tanpa melewatkannya sepersekian detik pun. Menanggapi hal ini, Canon menjawab mimpi para fotografer profesional dengan melahirkan produk Canon EOS 1D X Mark II dan sudah beredar di Indonesia sejak bulan Mei 2016 ini. Dengan lahirnya mahakarya Canon satu ini tidak heran jika dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Bahkan fotografer kelas satu pun harus rela menggantikan uang Rp82 juta mereka menjadi sebuah kamera premium satu ini – itupun hanya sebatas bodi kamera saja.

Spesifikasi Kamera Canon EOS 1D X Mark II

Canon EOS 1D X Mark II, Kamera Profesional yang Dibanderol 82,5 Juta

Canon EOS 1DX Mark II – Via tech.firstpot.com

Salah satu kamera yang tergabung dalam jajaran produk andalan dari Canon ini memang memiliki kemampuan yang mumpuni, salah satunya adalah kemampuan untuk merekam video dengan kualitas 4K, menampilkan detail gambar yang sangat halus. Kamera ini juga sangat cocok untuk digunakan oleh para fotografer yang membutuhkan foto dengan kecepatan tinggi seperti pada momen olahraga, kehidupan alam bebas, dan juga kebutuhan jurnalis. Banyaknya penerapan upgrade dari berbagai sisi dan fitur pada kamera generasi kedua ini membuat Canon berani menyebutnya sebagai “remarkable combination of innovation and refinement”.

Dari segi bodi, kamera ini memang dirancang sebagai kamera yang tangguh. Terbukti dengan komponen penyusun bodi yang dibuat dari magnesium alloy dan dikenal tahan terhadap debu maupun cipratan air. Desain bodi menjadi lebih ergonomis dengan adanya tombol pengoperasian serta grip yang memberikan kenyamanan penggunanya dalam mengoperasikan.

Canon EOS 1D X Mark II, Kamera Profesional yang Dibanderol 82,5 Juta

Bagian Atas Kamera – Via kenrockwell.com

Kamera canggih satu ini dibekali oleh Canon dengan sensor CMOS yang memiliki resolusi hingga 20.2 megapixels dan menjadikannya mampu mengambil gambar secara beruntun hingga 14 frame per detik, atau jika kamu mengambil gambar dalam mode live view dengan rentang ISO 100 hingga 51200 sebanyak 16 frame per detik. Jangkauan ISO kamera ini bahkan bisa merentang mulai dari 50 hingga 409.600! Adanya Dual Pixel CMOS AF ini menjadikan proses fokus menjadi lebih cepat serta efisien terutama dalam mengambil gambar objek yang bergerak. Kemudian Canon tak luput menyematkan sistem EOS iTR AF terbaru dengan dukungan sistem metering 360.000 pixels RGB + IR yang optimal dalam menghadirkan kinerja fokur yang relatif cepat. Pemotretan pada ruangan dan lingkungan dengan pencahayaan minim dapat diatasi dengan mengangkitfkan mode anti-flicker yang mampu mendeteksi frekuensi kedipan lampu hingga menjaga stabilitas pencahayaan foto. Tambahan fitur Movie Servo AD disematkan guna membantu perekaman video menjadi lebih fleksibel.

Canon EOS 1D X Mark II, Kamera Profesional yang Dibanderol 82,5 Juta

Dual Slot – Via imaging-resource.com

Layar LCD yang disematkan di belakang bodi kamera berukuran 3.2 inchi dengan 1.62 juta titik. Canon bahkan menyematkan fungsi pencarian fokus pada monitor LCD yang membuat penggunanya bisa memindahkan fokus secara mudah hanya dengan menyentuh titik yang diinginkan pada monitor LCD. Peningkatan sistem autofokus juga terjadi dari generasi pertama, Canon EOS 1D X Mark II memiliki 61 titik autofokus. Kamera ini tentu lebih cepat dalam pengoperasiannya karena dilengkapi dengan pemroses gambar DIGIC 6+ dan mampu menyimpan hingga 170 foto dalam kualitas RAW dan JPEG Untuk menjamin Anda tidak kehilangan foto akibat kemungkinan kerusakan kartu memori, Canon EOS 1D X Mark II diberkali juga dengan dua slot CompactFlash dan satu slot CFast 2.0.

Satu lagi kecanggihan Canon EOS 1D X Mark II yaitu fleksibilitas terhadap mengenali kelemahan lensa yang dipasang pada bodi. Kamera ini akan memperbaiki kelemahan dan cacat lensa secara otomatis seperti chromatic aberration correction, distorsi, hingga difraksi yang akan diperbaiki secara digital dalam kamera. Tentu saja hal ini meminimalisir penggunaan perangkat lunak Lightroom maupun Photoshop untuk mengedit gambar yang sudah diambil.

Fitur lain yang tak luput disematkan adalah adanya fitur GPS. Adanya fitur ini memperbolehkan para penggunanya menggunakan geo-tagging guna mengetahui lokasi pengambilan pada saat pengambilan gambar dilakukan.

Bandingkan dengan Pesaing: Nikon D5

Untuk pesaing pada kelas yang sama, Canon EOS 1D X Mark II setara untuk dibandingkan dengan Nikon D5. Terdapat perbedaan dari beberapa fitur yang salah satunya adalah resolusi sensor. Di saat Canon memiliki sensor 20.2 juta pada kamera terbarunya ini, Nikon D5 dibekali dengan resolusi sensor sebesar 20.8 juta. Sensor Coating pada Canon EOS 1D X Mark II adalah standar sementara pesaingnya menerapkan Anti-reflection. Untuk Native ISO Sensitivity, Canon memiliki rentang ISO 100 hingga 51200 sementara Nikon memiliki rentang ISO 100-102400. Pada Boosted ISO Sensitvity, Canon memiliki ISO 102400-409600 sementara Nikon ISO 204800-3280000. Kelemahan Canon terlihat dari sistem autofokusnya yang diklaim sudah mengalami peningkatan hingga 61 titik autofokus padahal Nikon D5 sudah menggunakan sistem AF 153 titik dengan 99 cross-type. Akan tetapi, Canon terbilang unggul dari penyematan GPS dalam kamera ini. Keunggulan lainnya yang bisa didapat dari Canon EOS 1D X Mark II adalah harganya yang relatif murah dibandingkan dengan Nikon D5.

Secara keseluruhan, kamera ini memang sangat worth it untuk digunakan terutama mereka yang berprofesi sebagai fotografer profesional. Namun ketika dibandingkan dengan pesaingnya, Nikon D5, terdapat beberapa fitur yang dinilai masih lebih rendah. Akan memilih yang mana itu tergantung kebutuhan dan juga selera penggunanya. Kalau kamu memilih yang mana?

No more articles