Semua orang pasti ingin hidup sehat dengan pola hidup yang teratur. Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa mengontrol diri supaya impian hidup sehat itu terwujud. Memang harus diakui, godaan untuk hidup sehat itu banyak. Menjadi orang yang idealis agar kelak mencapai tujuan hidup sehat mungkin hanya bisa dilakukan oleh beberapa orang.

Indikasi pola hidup yang tidak teratur itu banyak sekali. Jarang olah raga? Tidur tidak tepat sesuai dengan jadwal setiap harinya? Sarapan di atas jam 9 pagi? Beberapa kebiasaan ini mencerminkan hal-hal yang sudah kita anggap lumrah meskipun sebenarnya bukan cerminan pola hidup yang sehat.

Ssst. Ada lagi nih indikasi pola hidup yang tidak sehat terutama bagian makan. Kalau kamu kerap kali merasakan delapan tanda ini pada tubuhmu, bisa jadi itu indikasi bahwa kamu terlalu banyak mengonsumsi gula. Ups!

#1 Selalu ingin makan makanan yang manis.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Ilustrasi Permen – Sumber: businessnewsdaily.com

Indikasi pertama jika kamu kelebihan konsumsi gula adalah selalu ada hasrat untuk makan makanan manis. Brooke Alpert, penulis buku berjudul “The Sugar Detox: Lose Weight, Feel Great and Look Years Younger” mengatakan bahwa semakin banyak kamu mengonsumsi gula, semakin tinggi hasrat untuk ingin makan makanan manis. Bukan karena lidahmu sudah beradaptasi dengan tingkat kemanisan yang selama ini kamu masukkan dalam tubuhmu, tetapi karena perasaan bahagia yang kamu dapatkan dari makanan manis ini sama kuatnya ketika kamu kecanduan obat terlarang. Wow. Begitu sekali ya..

#2 Tubuh serasa lemas.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Lesu – Sumber: wisegeek.org

Ciri lainnya ketika kamu ternyata kelebihan konsumsi gula adalah merasa lemas. Pada saat tubuhmu menerima asupan gula, insulin dalam tubuh akan mengubahnya menjadi energi yang kemudian akan memicu semangat sehingga kadar gula dalam darah meningkat. Akan tetapi ketika gula ini ‘habis’ diproduksi, perasaan bersemangat itu pun juga hilang dan akhirnya kamu merasa tubuhmu begitu lemas.

Hal yang lebih buruk adalah otak kemudian merespon tubuhmu untuk mencari dan memakan lebih banyak makanan manis. Risikonya ketika kamu terlalu banyak mengonsumsi gula, asupan gizi lainnya seperti protein dan serat menjadi begitu minim.

#3 Gangguan kulit.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Kulit Jadi Berjerawat – Sumber: rosaceatreatment.org

Perlu menjadi perhatian terutama bagi kaum perempuan yang menginginkan kulitnya tetap bersih. Terlalu banyak konsumsi gula bisa menimbulkan masalah kulit seperti ruam dan jerawat akibat peningkatan hormon. Mengapa bisa begini?

Sebagian besar orang tidak percaya bahwa ada korelasi langsung antara kulit dengan sistem pencernaan kita, setidaknya itu yang dipaparkan oleh Joanna Vargas, ahli facial sekaligus pendiri Joanna Vargas Salon and Skincare Collection. Selain menimbulkan ruam dan jerawat, konsumsi gula berlebihan juga bisa menimbulkan efek jangka panjang berupa penuaan dini dan jaringan parut pada wajah karena gula mampu melekat pada protein di aliran darah yang kemudian membentuk molekul baru yaitu produk akhir glikasi tingkat lanjut. Senyawa inilah yang akhirnya merusak kolagen dan elastin sehingga kulit menjadi berkerut dan menggelambir.

#4 Mood pun ikut berubah-ubah.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Ilustrasi Suasana Hati – Sumber: mind-hacks.wonderhowto.com

Mungkin kita pernah tahu bahwa mengonsumsi makanan manis bisa memperbaiki suasana hati kita. Mengapa? Penjelasannya adalah konsumsi gula yang belebihan dapat memicu tubuh untuk melepaskan hormon serotonin, hormon yang mengatur mood dan mencegah depresi. Tapi kamu juga harus tahu bahwa suasana hati atau mood tersebut cenderung hanya membaik dalam waktu singkat saja. Mengonsumsi makanan manis atau gula hanya akan menaik-turunkan mood. Kamu mungkin membutuhkan waktu cukup lama untuk membuat dirimu tetap senang sehingga perasaan untuk mengonsumsi makanan manis semakin tinggi.

#5 Berat badan melonjak.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Berat Badan Naik – Sumber: gcastd.org

Ini mungkin menjadi mimpi buruk bagi banyak orang. Ketahuilah, konsumsi gula yang terlalu tinggi memicu kegemukan. Pertama, konsumsi gula akan meningkatkan jumlah insulin yang akhirnya meningkatkan jumlah produksi lemak tubuh. Kedua, kelebihan gula sama saja dengan menghambat hormon leptin yang bekerja memberi sinyal bahwa kita sudah kenyang. Ketiga, gula tidak akan membuat kita merasa kenyang meski energi yang kita dapatkan relatif tinggi. Keempat, gula adalah makanan yang bersifat adiktif. Terakhir, gula merupakan kalori yang bersifat kosong dan menjelaskan alasan ketiga.

#6 Karang gigi mulai bermunculan.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Ilustrasi Karang Gigi – Sumber: mendetail.com

Konsumsi gula berlebihan tak hanya memicu timbulnya jerawat atau masalah kulit lainnya dan masalah kegemukan. Karang gigi juga menjadi efek yang mungkin timbul. Selain karang gigi, masalah gigi berlubang juga bisa menjadi risiko yang harus kamu tanggung terlebih jika kamu tidak rajin membersihkan gigimu setidaknya dua kali dalam sehari.

#7 Sulit fokus dan konsentrasi.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Sulit Fokus dan Konsentrasi – Sumber: erikaliodice.com

Indikasi ketujuh bahwa tubuhmu mendapatkan asupan gula terlalu banyak adalah kamu sulit fokus dan berkonsentrasi karena kadar gula darah bisa naik dan turun secara drastis. Akibatnya, otakmu akan menjadi ‘berkabut’ serta sulit fokus pada beberapa hal. Bukan hanya sampai di sini, sesungguhnya risiko demensia dini mengintai.

#8 Lidah kebal terhadap makanan manis.

Psst. Delapan Hal Ini Indikasikan Konsumsi Gula Berlebihan, Lho.

Lidah Jadi Kebal – Sumber: dallasdentalconcierge.com

Akihirnya, setelah kamu membiasakan dirimu untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam batas di atas kewajaran, kamu jadi tidak enak jika tidak makan atau minum yang manis-manis. Semakin hari, kamu akan semakin menginginkan makanan dan minuman yang lebih manis secara terus menerus. Dampak jangka panjangnya sudah bisa ditebak: diabetes melitus.

Tuh kan. Coba deh perhatikan lagi apakah kamu kerap kali mengalami salah satu atau mungkin sebagian besar dari delapan hal ini. Kalau iya, mungkin sudah saatnya kamu mencoba memeriksa kadar gula darahmu. Dan jika terbukti kadar gula dalam darahmu relatif tinggi, sudah saatnya kamu bertindak untuk menyudahi kebiasaan yang akan menyiksamu di kemudian hari. Mulailah mengontrol asupan gizimu dan biasakan diri untuk melakukan olah raga setidaknya 30 menit untuk mengawali hari. Kebiasaan yang baik juga bisa dimulai dari hal-hal kecil.

No more articles