Di dalam grup musik, memang sudah lumrah bila terjadi perubahan anggota atau pergantian personel. Penyebabnya bisa macam-macam; ada yang lebih memilih solo karier, ada yang terjerat kasus kriminal, ada yang bentrok dengan sesama anggota, sampai ada yang memutuskan hengkang dari band-nya karena ingin fokus mendalami ajaran agama. Namun, untuk beberapa kasus, keluarnya salah satu personel band ini sering menimbulkan pro maupun kontra. Hal ini wajar saja, apalagi grup band tersebut memiliki basis penggemar yang besar. Nah, berikut ini adalah 7 musisi yang seharusnya tidak keluar dari grup band-nya:

Khrisna Balagita

Sejak merilis album “Metamorphosis” pada tahun 2003, di sanalah awal kebangkitan ADA Band setelah vakum pasca hengkangnya Baim sang vokalis, yang kemudian digantikan oleh Donnie Sibarani. Siapa yang nggak familier dengan lirik lagu “walau badai menghadang ingatlah ‘ku ‘kan selalu setia menjagamu” dari lagu Masih (Sahabatku, Kekasihku)? Lirik-lirik lagu cinta yang ramah di telinga itu nggak lepas dari andil Khrisna Balagita yang memegang posisi keyboard/piano di ADA Band, sebagai pencipta lagu bertangan dingin. Namun, setelah hengkang pada tahun 2008, nyawa ADA Band yang dikenal melankolis terasa hilang. Coba dengar lagu Laksana Surgaku-nya Dudy Oris yang notabene mantan vokalis Yovie & Nuno, dan jangan heran kalau ada rasa-rasa ADA Band di sana. Karena itu salah satu lagu ciptaan Khrisna sejak lepas dari band satu ini.

Kikan Namara

Cokelat adalah salah satu band dengan vokalis perempuan yang sempat bertahan lama. Hengkangnya Kikan dari Cokelat pada tahun 2010, yang kemudian digantikan oleh Sarah—salah satu jebolan Indonesian Idol—jelas sangat disayangkan. Sukses lagu Bendera yang legendaris karena hampir selalu diputar di hari kemerdekaan RI setiap tahunnya, tentu nggak bisa lepas dari peran seorang Kikan. Walaupun Cokelat sudah beberapa kali merombak formasi, terutama posisi vokal, tetap saja suara khas Kikan yang paling melekat di ingatan.

Sammy Simorangkir

Hengkangnya Sammy dari Kerispatih adalah salah satu kenyataan ironis dalam dunia permusikan tanah air. Gara-gara Sammy terjerat kasus narkoba dan harus menjalani proses pidana pada tahun 2010, sementara Kerispatih masih ada jadwal dan kontrak, para Mahapatih harus berkabung karena posisi Sammy terpaksa digantikan vokalis yang baru. Kerispatih resmi kehilangan suara emas Sammy. Meskipun Sammy sudah survive dengan meniti solo karier selepas masa rehabilitasinya, tapi semuanya tidak akan sama lagi tanpa lagu-lagu indah dari tangan piawai Badai, sang keyboardist.

Anji

Booming lagu Bersama Bintang yang dulu sempat menjadi soundtrack sebuah sinetron langsung membawa nama Drive ke jajaran band pendatang baru yang patut diperhitungkan. Erdian Aji atau lebih akrab disapa Anji, sang vokalis, pun langsung dielu-elukan karena suaranya yang merdu dan berkarakter. Namun, sayangnya Anji harus meninggalkan band yang sudah membesarkan namanya ini dan lebih memilih tampil sebagai solois pada tahun 2011. Keputusan Anji keluar dari Drive sebenarnya sangat disayangkan. Apalagi sepeninggalannya, lagu-lagu Drive tidak lagi semenarik Melepasmu atau Akulah Dia. Bahkan, setelah Anji, band ini sempat dua kali ganti vokalis dalam rentang waktu kurang dari setahun.

Pongki Barata

Seberapa sering pun lagu Jikustik dinyanyikan ulang oleh penyanyi lain, tetap saja Pongki adalah Jikustik dan Jikustik adalah Pongki. Siapa lagi sosok penting di balik sukses lagu-lagu Jikustik kalau bukan sang vokalis ini. Kurang-kurang, ia juga menyumbang lagu-lagu hits seperti Aku Lelakimu, Menangis Semalam, dan Aku Bukan Pilihan untuk penyanyi lain. Tanpa tangan dingin Pongki, jelas Jikustik kehilangan mesin pencetak lagu. Buktinya, saat resmi keluar pada tahun 2011 dan posisinya sudah digantikan vokalis baru, tidak ada lagu barunya Jikustik yang sukses di pasar.

Bams

Sejak kemunculan Samsons dan sukses lagu Naluri Lelaki serta Kenangan Terindah di awal kemunculannya, pesona Bambang Reguna Bukit alias Bams memang sulit ditampik. Selain memiliki suara khas dengan pelafalan huruf R yang kental, Bams juga dikenal sering gonta-ganti pacar dari kalangan selebriti. Tapi, bukan itu poinnya. Sejak Bams hengkang dari Samsons pada tahun 2012, band satu ini seperti kehilangan nyawa. Apalagi setelah berganti vokalis baru, Samsons cuma jadi one hit wonder dengan lagu Di Ujung Jalan. Soal Bams yang sudah bersolo karier dan punya lagu baru, mungkin nggak banyak yang tahu juga.

Pasha

Sejak resmi menjabat sebagai Wakil Walikota Palu di tahun 2016, Sigit Purnomo alias Pasha sering disebut-sebut akan meninggalkan Ungu, band yang sudah membesarkan namanya itu. Sungguh sangat disayangkan bila memang kejadian. Kalau diadakan survei, mungkin 90% masyarakat—terutama para Ungu Cliquers—akan lebih mendukung Pasha sebagai vokalis band alih-alih jadi pejabat pemerintahan. Kembalilah, Pasha!

No more articles